
BIRUKUNINGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara menegaskan bahwa proses persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 harus tuntas pada 30 November 2025.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menjelaskan bahwa pembahasan APBD merupakan proses penting yang membutuhkan kerja cepat namun tetap mengutamakan kehati-hatian.
Ia menjelaskan bahwa seluruh keputusan terkait pengelolaan anggaran harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, agar penggunaan APBD benar-benar dapat mendorong pembangunan di Bumi Benuanta.
“Seluruh proses pembahasan wajib mengacu pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa Persetujuan Bersama Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 harus ditetapkan paling lambat 30 November 2025,” ujarnya.
Ia menambahkan, aturan tersebut menjadi pedoman agar penyusunan anggaran tidak melampaui batas waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Dengan demikian, pelaksanaan program pembangunan di tahun berikutnya dapat berjalan lebih terencana.
Untuk memenuhi ketentuan tersebut, DPRD Kaltara telah menyiapkan jadwal pembahasan lanjutan.
Dalam waktu dekat, DPRD akan menggelar Rapat Paripurna khusus untuk menetapkan persetujuan bersama Ranperda APBD 2026. Rapat ini dijadwalkan mendekati akhir November.
Achmad Djufrie berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja maksimal menjelang penetapan anggaran ini. Ia juga mengajak semua unsur baik di legislatif maupun eksekutif untuk menjaga komunikasi dan koordinasi agar tidak terjadi keterlambatan.
“APBD adalah dokumen penting bagi arah pembangunan daerah. Karena itu, kita harus memastikan pembahasannya berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” tegasnya.
Dengan tersusunnya jadwal yang lebih terstruktur, DPRD Kaltara optimis bahwa target penetapan APBD 2026 dapat tercapai sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Hal ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi jalannya pembangunan dan pelayanan publik di Kalimantan Utara pada tahun mendatang. (adv/Eka)
