
BIRUKUNINGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara menyebut tren pelanggaran kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL) menunjukkan penurunan dalam beberapa bulan terakhir.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, menilai capaian ini berkat pengawasan rutin dan penertiban yang digelar secara berkala.
Idham mengatakan, pada operasi penertiban terbaru, hanya ada kurang dari lima kendaraan yang terbukti membawa muatan berlebih.
“Ini menunjukkan edukasi dan penindakan yang kami lakukan secara konsisten mulai memberikan dampak positif,” ujarnya baru-baru ini.
Setiap operasi dilakukan secara kolaboratif bersama Polda Kaltara, jajaran Polres, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta dinas perhubungan kabupaten dan kota.
Upaya ini tidak hanya menekankan penindakan, tetapi juga edukasi untuk meningkatkan kesadaran pengemudi dan perusahaan angkutan melalui sosialisasi intensif.
Meski tindakan tegas tetap dijalankan, Idham menyebut sebagian besar temuan terakhir lebih banyak terkait kelengkapan administrasi dibanding muatan berlebih.
Operasi dilakukan secara bergilir, termasuk turun langsung ke kabupaten dan kota untuk memastikan kepatuhan di seluruh wilayah.
“Pengawasan bergerak ini kami lakukan setiap tahun untuk memastikan standar keselamatan benar-benar diterapkan,” jelasnya.
Menjelang tahun depan, Idham mendorong Dishub kabupaten dan kota meningkatkan intensitas ramp check untuk mencegah praktik ODOL yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Penertiban ODOL bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi juga upaya menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya,” tutupnya. (Adv/Eka)
